Rawat Kebersamaan: Kemenag Serukan Umat Beragama Saling Menghormati Rumah Ibadah
Dok. Kompas.com
Kementerian Agama (Kemenag) terus memperkuat upaya pemeliharaan kerukunan di tengah masyarakat Indonesia yang multikultural. Terbaru, Menteri Agama Nasaruddin Umar menyerukan kepada seluruh umat beragama di tanah air untuk saling menghormati rumah ibadah sebagai salah satu kunci utama menjaga kerukunan.
Seruan ini disampaikan di tengah berbagai upaya yang dilakukan Kemenag untuk memperkuat moderasi beragama, termasuk melalui kegiatan nyata yang melibatkan masyarakat luas.
Menteri Agama menekankan bahwa kerukunan harus diwujudkan melalui tindakan nyata, salah satunya dengan menghargai ruang suci milik agama lain.
"Setiap umat beragama wajib menghormati rumah ibadah milik pemeluk agama lain. Saling menghormati adalah fondasi utama kerukunan," ujar Menteri Agama. Antara News 19/11/2025.
Selain seruan ini, Kemenag juga gencar menyelenggarakan kegiatan yang bertujuan menciptakan ruang perjumpaan antariman, seperti yang diwujudkan dalam acara Harmony Fun Walk Lintas Agama di Jakarta baru-baru ini.
Semangat kerukunan ini terbukti hidup subur di berbagai daerah. Salah satu contoh nyata yang menarik perhatian adalah tradisi di Kota Depok, di mana ribuan jemaah Muslim melaksanakan Salat Iduladha di lapangan yang berlokasi persis di depan kompleks Gereja Bethel Indonesia (GBI).
Kejadian ini berulang setiap tahun sebagai wujud harmonisasi dan toleransi yang telah lama terjalin. Fasilitas gereja bahkan turut dimanfaatkan untuk mendukung kelancaran ibadah umat Muslim.
Contoh kerukunan lainnya terlihat di Yogyakarta melalui inisiatif "Buka Bersama Antar Umat Beragama" yang menjadi tradisi rutin. Begitu pula di Aceh, kerukunan umat beragama dinilai terawat dengan baik melalui penguatan dialog antar Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan kunjungan ke Gampong Moderasi.
Comments
Post a Comment